Showing posts with label Trader'sychology. Show all posts
Showing posts with label Trader'sychology. Show all posts

Tuesday, February 28, 2012

Simpel Money Management by Samibegood

Seperti pernah saya sampaikan bahwa kita tidak bisa mengatur gerak harga, kita tidak tahu harga akan bergerak kemana dan tidak menjadi peramal. Jika ada satu-satunya komponen dalam trading yang bisa kita kontrol secara nyata itu adalah money management karena hal ini sepenuhnya berada ditangan anda. Dan money management yang baik dapat menyelamatkan anda dari kesalahan analisa pasar.

Mari kita lihat contoh praktis penerapan money management (MM) pada kegiatan trading sehari-hari dengan menggunakan perhitungan sederhana. Ambil contoh 2 orang trader dengan modal awal yang sama yakni $1,000 dan mengalami loss 5 kali berturut-turut:

Trader A memiliki toleransi resiko rugi 2% dari modal per trade
Trade 1 : $1,000 - $20 = $980
Trade 2 : $980 - $19 = $961
Trade 3 : $961 - $19 = $942
Trade 4 : $942 - $18 = $924
Trade 5 : $924 - $18 = $906
Setelah 5 trade, A mengalami modal awal mengalami penurunan sekitar 10%.

Trader B lebih agresif dengan toleransi resiko 10% per trade
Trade 1 : $1,000 - $100 = $900
Trade 2 : $900 - $90 = $810
Trade 3 : $810 - $81 = $729
Trade 4 : $729 - $72 = $657
Trade 5 : $657 - $65 = $592
Setelah 5 trade, modal awal B merosot sekitar 40%.

Pada kasus ini trader B akan mengalami tekanan psikologis yang luar biasa dan pada akhirnya sering kesulitan mengambil keputusan berdasarkan analisa yang objektif. Semakin besar kerugian, makin besar persentase winning trade yang harus diraih untuk mencapai break even.

Trader A:
Capital $1,000
Current $906
Berarti A hanya memerlukan sekitar 10% untuk mencapai BEP.

Trader B:
Capital $1,000
Current $592
Artinya B memerlukan sekitar 68% untuk kembali BEP, cukup berat dan akan memberi dampak psikologis. Mental anda akan diaduk-aduk, karena ada pressure to get back.
Jadi ajukan pertanyaan pada diri sendiri; apakah anda siap mengalami loss 5 kali berturut-turut? sanggupkah untuk kehilangan dana 40% dari modal awal yang begitu berharga hanya dalam 5 trade? Apakah anda memiliki kepercayaan diri untuk menghasilkan winning trade mengejar 68% modal?

Kesimpulannya adalah:
  • Gunakan persentase resiko yang mampu dikelola
  • Posisi trade harus tidak melebihi toleransi yang mampu dikelola
  • Ikuti Plan yang telah dipersiapkan dan jangan menyimpang dari plan awal.
Kesuksesan dalam bisnis trading instrumen keuangan entah itu saham, komoditi, obligasi, fx dll tidak dibangun sehari semalam. Trading adalah long-term business, untuk dapat bertahan dalam pasar kita harus mampu menjaga modal erat-erat. Sebaiknya tidak menghamburkan uang yang diperoleh susah payah, dan menjadikan market FX sebagai lembaga sosial dengan menjadikan diri anda sebagai donatur tiap saat. (by Samibegood at KGforexworld)

YoeRieTrading

Friday, February 24, 2012

Be a Pro

Dinamika pasar adalah hasil resultante dari psikologi massa. Kita bisa menghasilkan uang karena mampu menguasai aspek ini. Sebagaimana yang sudah banyak diketahui, trading itu 90% adalah masalah mental. Winning lebih banyak ditentukan oleh bagaimana anda mempersiapkan mental dibanding teknik/gaya trading. Dan memahami cara orang lain berpikir dan mengambil keputusan justru lebih penting daripada memahami chart. Jika anda masih mengalami kendala dalam trading, mungkin sudah saatnya anda merubah fokus perhatian. Daripada hanya mengubah-ubah teknik, sebaiknya fokus kepada faktor penyebab utamanya. Terdapat beberapa perbedaan yang sangat jelas antara winning trader dan lossing trader.

Trader Pemula
1. Cenderung mengikuti orang banyak/massa (crowd follower)

  • Mengikuti apa yang orang lain kerjakan (ikut-ikutan)
  • Nyaman jika keputusannya sama dengan orang banyak

2. Menghindari resiko kecuali orang lain juga mengambilnya
3. Mengira jika orang lain "buy" maka aman juga untuk "buy"
4. Bertindak atas advis dari orang lain yang dianggap "expert"
5. Cenderung membuat complicated proses trading dan mengabaikan kesederhanaan pasar
6. Hampir selalu membuat dua kesalahan yang sama: buy/sell saat harga telah bergerak jauh secara signifikan (high risk) serta buy saat mendekati resistance dan jual saat mendekati support (low probability).

Trader Pro

  1. Mengambil inisiatif (lead the crowd)
  2. Eliminasi semua subjective noise yang menghalangi proses pengambilan keputusan. Mereka tidak peduli pada apa yang dilakukan orang lain dan membuat keputusan berdasarkan seperangkat rule yang sangat mekanikal dan tidak terbawa emosi
  3. Mereka belajar untuk mengidentifikasi entry yang benar (proper entry) yang mana kebanyakan orang tidak memperhatikannya
  4. Mereka sell setelah suatu periode buying berjalan mendekati/masuk area resistance. Mereka jual Greed (tamak), ini untuk yang trading selain forex.
  5. Mereka buy setelah suatu periode selling berjalan mendekati/masuk area support. Mereka beli Fear (ketakutan)
  6. Trader yang sukses:
  • Dapat identifikasi peluang sebelum orang lain melakukannya
  • Eksekusi trading secara mekanikal


Karakter Mental Yang Harus Dimiliki

  1. Percaya Diri
  2. Disiplin
  3. Sabar

Semoga Bermanfaat. YoeRieTrading

Wednesday, February 22, 2012

Strategi Trading

Strategi trading dalam dunia investasi, memiliki strategi dan teknik masing masing untuk menganalisis dan mengambil keputusan transaksi. Beberapa diantara strategi trading mereka ada yang hanya menggunakan strategi trading fundamental (misalnya berdasarkan berita atau indikator terkini) atau hanya menggunakan faktor teknikal (misalnya mengamati grafik dan indikator harga) sementara beberapa strategi trading yang lain menggabungkan kedua jenis analisa di atas.

Dari sisi jenis strategi trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi trading yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.

Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan strategi trading akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.

6 karakteristik dan pilosofi umum strategi trading yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:

1. Trading Plan

Keseluruhan trader yang sukses memiliki trading plan. Secara umum isi dari strategi trading plan tersebut adalah;

Penentuan secara spesifik kapan akan mengambil posisi dan kapan akan melikuidasi posisi tersebut. Penentuan resiko strategi trading yang juga spesifik. Kapan, di harga berapa kerugian akan di hentikan, berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Penyesuaian hasil trading dengan kapasitas transaksi. Penyesuaian strategi trading ini dilakukan baik ketika menghadapi keuntungan maupun kerugian, baik menggunakan leverage maupun tidak

Yang terpenting dalam strategi trading plan ini bukan hanya pada penyusunannya, namun lebih kepada pelaksanaannya. Trader yang sukses tersebut melaksanakan strategi trading dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa trading adalah bisnis atau investasi jangka panjang.Setelah Anda menyusun strategi trading Anda sendiri, hal yang terbaik Anda lakukan adalah melaksanakan rencana tersebut dengan disiplin dan sabar. Waktu akan membantu Anda mengenali kapan strategi trading tersebut harus di review dan disesuaikan kembali.

2. Menerima kerugian

Umumnya di atas 90% dari trader yang gagal adalah yang tidak pernah belajar menerima kerugian. Merasa bahwa keputusan mereka benar dan ketika terjadi kesalahan, strategi trading mereka fokus pada posisi yang yang mengalami kerugian dan melewatkan kesempatan transaksi lain yang muncul.
{break}
Trader yang sukses tidak pernah menganggap kerugian bersifat personal, bukan soal strategi trading siapa yang benar, tapi lebih kepada bagaimana menghasilkan keuntungan. Mereka yang berhasil adalah yang langsung menghentikan posisi (cut loss) ketika memahami kesalahan dan fokus pada peluang lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.

3. Mudah dan sederhana

Karakteristik trader sukses yang lain adalah bahwa mereka tidak membuat aturan transaksi menjadi rumit dan kompleks. Aturan transaksi strategi trading mereka simple dan mudah untuk diikuti atau disesuaikan dengan perubahan pasar yang konstan.

4. Hasil lebih baik dengan resiko yang kecil

Sebelum masuk posisi, trader sukses mempertimbangkan berapa potensi kerugian dan berapa potensi keuntungan. Jika strategi trading mereka menemukan peluang resiko yang tidak sepadan dengan keuntungan, maka mereka tidak akan mengambil posisi.

Trader sukses tidak terburu-buru dalam mengambil keuntungan, namun juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.

5. Mengikuti arah harga

Sejarah telah membuktikan bahwa strategi trading trader yang berhasil adalah trader yang hanya mengambil peluang transaksi yang sesuai dengan arah (trend) pasar. Hal ini juga berlaku bagi swing trader, yang mengambil posisi pendek dan cenderung berlawanan dengan trend besar. Strategi trading mereka mengambil posisi sesuai dengan trend dengan periode yang berbeda.

6. Jangan Over-trading

Trader yang sukses tidak akan terlibat atau terikat terlalu dalam terhadap satu posisi pada satu instrumen.

Banyak trader masuk posisi tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan strategi tradingnya. Tidak demikian halnya pada trader sukses, strategi trading mereka masuk posisi dengan alasan yang jelas, sesuai dengan seluruh kriteria yang ada dalam rencana strategi trading dan fokus pada keseluruhan rencana dan bukan hanya pada hasil posisi yang ada.

Walaupun sebagian besar trader sudah mengetahui poin penting strategi trading yang menentukan dalam keberhasilan trading, tapi sedikit dari mereka yang benar-benar mengaplikasikan strategi trading apa yang telah di ketahui. Pelaksanaan inilah yang membedakan antara trader sukses dan gagal.

Friday, January 6, 2012

Kemampuan melakukan multitugas ( Lanjutan...)


Kemampuan melakukan multitugas:
  1. Kumpulkan Semua Data: anda semaksimal mungkin bisa mengumpulkan semua data baik pada chart instrument FX maupun korelasinya pada market finansial lain.
  2. Analisa Data: dapat melakukan analisa dalam waktu singkat untuk get in dan get out sesuai rules/metode yang spesifik.
  3. Membuat Keputusan: Setelah analisa, anda buat keputusan spesifik yang harus diikuti secara konsisten.
  4. Ambil Tindakan: Dari keputusan inilah anda melakukan entry/exit. Semakin cepat anda bertindak makin baik, apakah itu untuk entry atau exit. Jangan menunda suatu tindakan yang telah dirancang rapi, terutama jika trade tidak menguntungkan dan resiko melebihi toleransi, just get out.


Sebagai trader kita memiliki dua tanggung jawab utama:

  1. Identifikasi dan kuantifikasi resiko; yang pertama kali dilakukan adalah kalkulasi resiko, karena itu kita menyebutnya Risk Reward Ratio. Resiko dulu yang dihitung baru kemudian reward, seperti orang dagang bicara "Kita ngomong pahitnya aja dulu dah!!" Jadi kalkulasi resiko yang dapat dikontrol/ditoleransi untuk setiap trade baik dalam pips atau nominal dollarnya. Kerugian harus bisa diterima karena itu adalah resiko yang telah diperhitungkan, dan harus dikontrol 100%.
  2. Hanya ambil high probability trade; ikuti rule yang telah diberikan (nanti saya akan jabarkan lagi) yakni buy on demand, sell on supply, entry pada tiap berakout, atau entry saat pullback.


Perilaku Harga dan Struktur Chart:

  1. Kita berusaha mencari probabilitas (dari pola yang berulang) arah gerak harga.
  2. Price adalah leading indicator; dengan menerima kenyataan bahwa manusia di finansial market digerakan oleh faktor emosional maka harga adalah leading indicator sebagai cerminan perilaku buyer/seller.
  3. Mengetahui kondisi psikologi (sentiment) pasar; dari hargalah (leading indicator) kita ketahui apakah mereka bullish/bearish, gembira/kecewa dan dapat kita temukan pada chart lebih mudah daripada yang anda pikirkan.
  4. Supply and Demand; semua kondisi psikologis ini akan memberi informasi untuk mengetahui supply dan demand.


Informasi keuangan apa saja didunia ini yang diketahui (known) dan dapat diketahui (knownable) telah tercermin pada harga. Hal ini yang disebut discounted, dan pasar adalah tempat mekanisme discounted bekerja secara efisien, dimana event-event fundamental telah tercermin pada harga yang bergerak lebih awal karena persepsi itu tadi. Inilah yang disebut gerak "Smart Money" dari "informed buyer/seller" karena mereka memiliki akses dan sumber daya yang besar. Informed buyer/seller lebih sering bertindak sebelum "news" keluar, mungkin anda sering mendengar istilah "buy on rumours, sell on news", ini contohnya:


Contoh lain adalah saat The Fed memotong suku bunga 0.75% pada Maret 2008, bagi yang suka mengamati berita-berita fundamental akan tahu bahwa pemotongan ini adalah yang terbesar dalam sejarah The Fed. Kita gunakan chart UJ untuk melihat bagaimana smart money bermain:


Biasanya The Fed menaikan atau menurunkan suku bunga rata-rata 0.25%, jadi persitiwa tanggal 18 Maret 2008 pukul 02.15 adalah sesuatu yang luar biasa (3 kali lipat). Harusnya UJ anjlok tajam, karena secara logika dollar melemah (suku bunga turun) dan yen menguat. Tapi yang terjadi adalah sebaliknya, begitu berita ini keluar, dollar justru menguat tajam dan membawa UJ melonjak 200 pips. Coba anda cermati, pasar hanya menjalankan mekanisme diskon. Perhatikan bahwa sebelum news ini keluar, UJ telah turun tajam hari itu dan hari-hari sebelumnya (seperti ketika AU naik sebelum RBA news), pasar telah mencerminkan skenario terburuk yang mungkin terjadi. Sehingga saat news keluar, sudah tidak ada stimulus lagi untung mendorong UJ tambah turun. Justru ini menjadi pemicu likuidasi short position dan open new buy position, karena persepsi telah berubah.

Sementara semua faktor fundamental telah didiskon oleh pasar dan telah tercermin pada harga, maka reaksi harga sekarang yang anda lihat adalah persepsi trader terhadap faktor fundamental yang tidak/belum diketahui (I hope I make myself clear on this one). Sekali lagi, harga saat ini adalah persepsi kita tentang fundamental yang tidak/belum diketahui.

Thursday, January 5, 2012

The EDGE ( Lanjutan...)

THE EDGE, inilah yang membedakan profesional dan amatir. Tanpa memiliki keunggulan, kita akan kehilangan uang dalam pertempuran. Profesional tidak akan memilih trade yang high risk/low reward. Keunggulan itu sendiri adalah: setup pada chart yang secara statistik memberi kita keuntungan dari perilaku pasar yang kemungkinan berulang diwaktu mendatang.


4 Elemen Dasar Keunggulan:
  1. Satu set rules atau metodelogi; rules ini harus jelas, dan Keep it Simple. Anda harus tahu apa yang anda lakukan dan mengapa melakukannya, serta anda ikuti rule secara konsisten
  2. Optimum Entry; Jika anda mendapat signal buy, upayakan buy at the best level karena kita ingin harga bergerak sesuai analisa dan dalam waktu singkat.
  3. Optimum Exit; entry buy saja tidak cukup, meskipun harga telah bergerak naik, kita harus close trade ini pada level yang optimum sesuai kondisi pasar.
  4. Pemilihan portfolio; artinya sebagai trader kita harus mampu melakukan trade pada instrument apapun. Apakah harus trade EU tiap hari? AU atau GJ saja? jawabnya tidak, kita trade instrumen yang memberikan peluang setup terbaik. Memang sebagai pemula wajar anda fokus pada satu atau dua pair untuk dapat memahami karakteristiknya, namun sebagai trader anda bisa trade apapun. Jika GBP/CHF memberikan setup yang potensial, lakukan trade. Mengapa demikian? karena anda telah memiliki set rule, metode, dan yang anda trade bukan hanya sekedar instrumen EUR/USD namun lebih daripada itu adalah trade perilaku manusia yang tercermin pada perilaku market.

Dimana kita temukan keunggulan ini:

  1. Edge dapat ditemukan pada tempat pertempuran Buyer dan Seller yang paling sengit (S/D area), dan yang kita lakukan adalah menunggu untuk melihat siapa pemenang dan siapa yang kalah.
  2. Support dan Resistance, breakout terjadi saat harga menembus S/R sebelumnya. Jika harga breakout maka trend follower akan bergerak mengikuti harga karena ada "gap" dalam persepsi manusia saat breakout terjadi
  3. Harga saat mendekati level Support/Resistance sering menunjukkan ketidak stabilan; jika breakout maka harga cenderung terus bergerak untuk beberapa saat dan jarak yang ditempuh cukup substansial.
  4. Jika anda breakout trader, maka ambil posisi long saat break resistance atau supply area, dan ambil posisi sell jika break support atau demand area.
  5. Exit buy pada short term resistance (supply), exit sell pada short term support (demand)

Dalam melihat chart anda harus melihatnya dalam perspektif PROBABILITAS, karena :

  • Tidak ada yang tahu harga akan bergerak kemana (apakah naik atau turun)
  • Setiap trade dapat menjadi winner atau losser

Tapi kita ingin mencari trade yang memiliki probabilitas tinggi sehingga dalam jangka panjang dapat secara konsisten menghasilkan lebih banyak winning trades ketimbang losing trades. Kita tidak berupaya untuk memprediksi arah harga, karena Tuhan juga tidak meminta kita jadi peramal. Kebanyakan trader pemula mengambil jalan sebagai peramal, dan sering mengucapkan "saya pikir dollar akan naik" atau "saya rasa GU akan turun", ini menunjukan mereka mencoba meramal masa depan. Jika benar maka mereka akan merasa bahagia setinggi langit, namun jika salah mereka akan merasa sangat terpukul dan mulai menyalahkan kanan kiri. Karena tidak ada yang tahu kemana harga akan bergerak, mengapa anda harus meletakan beban dipundak untuk meramal harga?

Yang anda perlukan adalah REAKTIF ketimbang PREDIKTIF. Jika terjadi kondisi X, maka anda bisa bertindak sebagai buyer, jika terjadi Y maka anda bertindak sebagai seller. X dan Y adalah kondisi yang terjadi dalam pasar yang memenuhi kriteria set rule yang ada. Profesional trader tiap hari masuk dipasar tidak membuat prediksi namun bereaksi terhadap gerak harga day in day out, karena memliki set rule untuk entry/exit dan hanya mengambil low risk/high reward trade. Kuncinya adalah konsistensi.

Trading itu simple namun tidak mudah. Dibutuhkan banyak waktu dan studi bagi seseorang untuk menyadari bahwa trading itu simpel. Dan perlu waktu waktu bertahun-tahun (saya harap ini tidak terjadi pada anda) dengan banyak losing trades untuk membuat orang memahami betapa sulitnya untuk tetap simpel, serta tidak melupakan prinsip dasar trading itu sendiri.

Tuesday, January 3, 2012

Little Story

Alkisah dahulu kala ada sebuah desa di kaki gunung yang dilanda banjir. Saat para penduduk desa sedang terlelap tidur, perlahan air mulai menggenangi wilayah tersebut. Begitu mengetahui kedatangan banjir, para penduduk mulai bergegas mengungsi ke daerah yang lebih aman. Hampir semua warga desa mengungsi, kecuali satu pria tua yang memilih bertahan.
Pria ini kemudian memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa:
"Ya Tuhanku, Engkau yang Maha Perkasa, Engkau Maha Penolong dan Pengampun....
Hamba mohon pertolongan Mu wahai Tuhanku....
Hamba telah ampuni orang-orang yang menyakiti hamba, karenanya hamba mohon ampunanMU, tolonglah hambaMu ini yang tua renta.."

Karena air mulai meninggi si pria tua ini naik ke atap rumah. Tak lama kemudian datang orang dengan sampan kecil, dan bermaksud menolong pak tua ini. Namun pak tua menolak permintaan orang itu. Tak lama datang lagi perahu penyelamat dari tim SAR, lagi-lagi pak tua menolaknya. Hingga pada akhirnya datang helikopter untuk menyelamatkannya, tetap saja pak tua menolaknya karena beliau yakin Tuhan akan datang menolongnya. Air makin meninggi dan tak lama kemudian pak tua mati tenggelam.


Di akhirat pak tua ini berjumpa dengan Tuhan dan bertanya: "Wahai Tuhanku, aku telah berdoa agar engkau menyelamatkan ku, namun mengapa Engkau tidak menjawab permohonanku?" Tuhan menjawab: "Aku terenyuh mendengar doa mu, karenanya Aku kirimkan orang dalam sampan untuk menolongmu, tapi engkau abaikan. Aku kirimkan lagi pasukan lebih besar dengan perahu SAR, karena mungkin engkau ingin yang lebih aman, lagi-lagi engkau abaikan. Terakhir Aku kirimkan helikopter karena mungkin engkau takut dengan perahu, sayangnya masih engkau abaikan. Bukannya Aku tidak menolongmu, tapi engkau tidak membantu dirimu sendiri"

Nah saya ingin bertanya, apa korelasi cerita di atas dengan aktivitas trading sehari-hari? bisakah anda deskripsikan dengan cukup satu kata saja?




Jawabannya dalam satu kata adalah "HOPE" atau "HARAPAN". Disamping Fear dan Greed, Hope dapat menjadi musuh terburuk kita dalam trading, your worst enemy, your worst nightmare. Industri trading forex ini berbaju "harapan", dan harapan ini pula yang menyelimuti pikiran bawah sadar sebagian besar pelakunya. Sejak anda berkenalan dengan forex (spot) market, anda telah dibombardir dengan sejuta harapan. Penyedia jasa (broker/analyst/komentator dll) benar-benar memanfaatkan hal ini dengan berbagai propaganda marketing, bagi kepentingan bisnis mereka. Yang paling konyol adalah seringnya kita dengar iming-iming bahwa forex adalah jalur cepat menuju kekayaan. Don't Believe The Hype...Just Don't!!! ini adalah ilusi yang tidak mendasar sama sekali. Justru sebaliknya, trading forex adalah ladang pembantaian terutama bagi trader retail pemula dan ini adalah realitas.. Di permukaan terlihat trading ini tenang menghanyutkan, "cool" bagi sebagian orang. Tapi di bawahnya, pembantaian itu berlangsung. Yang tersisa hanya nomor-nomor account, jangan sampai anda mengikuti jejak mereka. Pelaku industri tidak akan berbicara hal ini, mereka memiliki kepentingan bisnis, dan itu wajar saja. Yang sering muncul adalah propaganda pemasaran "Imagine this....Imagine that"

Harapan-harapan macam ini (ilusi) yang pada akhirnya mempengaruhi aktivitas trading seseorang. Saya beri dua contoh praktis:
  1. Bagaimana saat anda dalam posisi yang tidak menguntungkan (adverse position), kata harapan adalah menu utama yang selalu muncul "moga-moga balik nih harga" atau "ntar juga balik naik, mosok turun mulu"
  2. Keraguan dalam mengambil keputusan yang timbul karena harapan. Sering kali kita dengar sebagian trader mengucapkan "turun dikit aja, saya ambil buy dah", harga sudah turun sedikit (market lagi baik hati hahaha..) misalnya, dia akan ucap "ntar dulu, dikit lagi". Sampai akhirnya batal entry, karena harga telah balik arah dan meninggalkannya waiting and waiting........

Bro/sis, kita trading berdasarkan kerangka set rule yang objektif, not based on hope. Jangan hancurkan hari-hari trading anda dengan terlalu banyak berharap. Boleh saja anda memiliki harapan, tapi saat trading keputusan yang diambil harus jernih dan ada parameternya. Anda tetapkan entry dengan objektif demikian pula penempatan stop loss atau profit margin nya. Karena itu miliki dan buat trade plan yang baik, setidaknya hal ini dapat mengeliminasi faktor emosi yang sering mempengaruhi kita saat trading. Saran saya anda siapkan trade plan sebelum kegiatan trading berjalan, jangan anda buat planning saat trading sedang berlangsung. Pagi hari saya pikir waktu yang baik untuk kita membuat rencana kerja, bagi yang muslim setelah sholat shubuh adalah saat yang pas karena pikiran masih jernih.

Malam harinya anda dapat mereview ulang seluruh aktivitas trading, apakah sudah sesuai rencana atau justru trade plan nya yang mesti direvisi. Dengan cara ini, sedikit demi sedikit anda akan terbiasa trading secara mekanis tidak terpengaruh oleh hal-hal yang membuyarkan proses pengambilan keputusan.

Thursday, December 29, 2011

Forex dalam Hukum Islam

Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) Tentang Jual Beli Mata Uang (AL-SHARF)

Pertanyaan yang pasti ditanyakan oleh setiap trader di Indonesia :

  1. Apakah Trading Forex Haram ?
  2. Apakah Trading Forex Halal ?
  3. Apakah Trading For ex diperbolehkan dalam Agama Islam ?
  4. Apakah SWAP itu ?

Mari kita bahas dengan artikel yang pertama :

FOREX dalam hukum ISLAM

Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa For ex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam. Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhan/komoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara.

Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini ber ubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai.

HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS

1. Ada Ijab-Qobul :

  • Ada perjanjian untuk memberi dan menerima Penjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai.
  • Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan.
  • Pembeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakan-tindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat)

2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu:

  • Suci barangnya (bukan najis)
  • Dapat dimanfaatkan
  • Dapat diserahterimakanJelas barang dan harganya
  • Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya
  • Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan
Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama.

"Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu

mengandung penipuan". (Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas'ud)

Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifat-sifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah:

"Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika iatelah melihatnya".

Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluar kan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam:

Kesulitan itu menarik kemudahan.

Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkus/ter tutup, seper ti makanan kalengan, LPG,dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir , Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55.

JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM

Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit Malaysia dan sebagainya. Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri. Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara ber wenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya ter hadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau per bandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing (A. W. J. Tupanno, et. al.Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud 1982, hal 76-77)


FATWA MUI TENTANG PERDAGANGAN VALAS

Fatwa

Dewan Syari'ah Nasional

Majelis Ulama Indonesia

No: 28/DSN-MUI/III/2002

tentang

Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf)

Menimbang :

  1. Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis.
  2. Bahwa dalam 'urf tijari (tradisi perdagangan) transaksi jual beli mata uang dikenal beberapa bentuk transaks i yang status hukumnya dalam pandang ajaran Islam berbeda antara satu bentuk dengan bentuk lain.
  3. Bahwa agar kegiatan transaksi ter sebut dilakukan ses uai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Shar f untuk dijadikan pedoman.

Mengingat :

" Firman Allah, QS. Al-Baqarah[2]:275: "...Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkanriba..."

" Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa'id al-Khudri:Rasulullah SAW bersabda,'Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)' (HR. al -baihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban).

" Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari 'Ubadahbin Shamit, Nabi s.a.w bersabda: "(Juallah) emas dengan emas, perak dengan per ak, gandum dengan gandum, sya'ir dengan sya'ir, kurma dengan kurma, dan gar am dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.".

" Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab,Nabi s.a.w bersabda: "(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.".

" Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa'id al-Khudri, Nabi s.a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain;janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai.

" Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara' bin 'Azib dan Zaid bin Arqam : Rasulullah saw melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai).

" Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: "Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang menghar amkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali s yarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram."

" Ijma. Ulama sepakat (ijma') bahwa akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu."

Memperhatikan :

  1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS/2/878
  2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari'ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H/ 28 Maret 2002.

MEMUTUSKAN :

Dewan Syari'ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF).

Pertama : Ketentuan Umum

Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan).
  2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan).
  3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh).
  4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saattransaksi dan secara tunai.

Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing

  1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.
  2. Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2x24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa'adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang dis epakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lilhajah).
  3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward.Hukumnya haram, kar ena mengandung unsur mais ir (spekulasi).
  4. Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta as ing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unusru maisir (spekulasi).

Ketiga : Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan disempur nakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Jakarta

Tanggal : 14 Muharr am 1423 H / 28 Maret 2002 M

DEWAN SYARI'AH NASIONAL

MAJELIS ULAMA INDONESIA